MALANG – Satgas Covid 19 Perumahan Vila Bukit Tidar (VBT) terus berbenah mengurangi warga terdampak. Setelah meluncurkan berbagai program terobosan berkelanjutan, kali ini inovasinya dengan menyosialisasikan aplikasi Sobo Genting VBT. Yakni aplikasi yang menghimpun seluruh potensi warga kampung ini yang siap digetoktularkan.

Menurut Ketua Satgas Penanganan Covid -19 VBT, Akhmad Muwafik Saleh SSos MSi,
Sobo Genting VBT aplikasi merupakan Home bagi seluruh potensi warga perumahan ini. Sobo, merupakan bahasa Jawa yang berarti kunjungan. Hingga diharapkan warga luar ramai-ramai mengunjungi VBT, baik melalui aplikasi maupun bertandang sendiri ke lokasi.

“Warga luar dapat mendaftar di Web, dan berkunjung langsung ke sini. Dengan demikian transaksi perekonomian akan semakin terbangun di VBT,” ungkap Muwafik, Selasa (30/06/2020).

Berbagai aktifitas menarik, lengkap tersedia di Sobo Genting VBT ini, seperti Pasar Online, Kampung Jadul yang direncanakan Agustus ini digelar. Pesta Tani, yang merupakan panen besar warga berbagai budidaya warga VBT. Masyarakat luas diundang untuk hadir dalam momen panen tersebut guna memutus tali tengkulang.

Dengan demikian petani akan mendapat keuntungan berlebih, dan pembeli juga akan mendapat harga jauh lebih murah, karena barang langsung dari petani.

Termasuk fitur yang ditawarkan aplikasi ini ialah Sobo Edukasi, yang merupakan pembelajaran manajeman kampung tangguh, dengan menggiatkan Budidaya sayur dan ikan dalam ember (Budidamber).

Perlu diketahui, Satgas penanganan Covid di VBT ini telah meluncurkan berbagai program terobosan berkelanjutan. Dimana dalam tahap pertama telah sukses memberikan bantuan langsung kepada 120 warga terdampak. Dengan memberikan Voucher belanja serta paket sembako.

Tahap keduanya, mengurangi jumlah warga yang diberikan bantuan langsung yakni dengan membangun perekonomian melalui Pasar Online. Targetnya, dari 120 warga yang disubsidi, nantinya tinggal 50 warga saja. Pasalnya 70 warga lainnya ekonominya sudah bangkit.

“Alhamdulillah melalui survei Google Form, hasilnya warga yang bangkit berdaya ekonominya, melonjak lebih dari separohnya,” imbuh Muwafik dengan bangga.

Diakui oleh Ketua Satgas yang juga Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi yang juga menjabat Wakil Dekan III FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang ini. Bahwa penanganan Covid 19 di VBT terus direncanakan bersifat Sustanable, terus berkelanjutan dengan menggulirkan program tahap III. Yakni peluncuran Web Sobo Genting VBT yang berbasis pemberdayaan potensi ekonomi secara lebih luas. Keberlanjutan ini yang diharapkan Kapolresta Malang saat beberapa waktu lalu berkunjung ke kampung ini.

Setahap berikutnya, dari para pedagang yang sudah terangkat kesejahteraannya diarahkan menyisihkan keuntungan melalui zakat, infaq dan shodaqoh. Melalui dana himpunan tersebut dikembalikan ke warga dalam bentuk pengelolaan Web aplikasi Sobo Genting VBT.

Dosen Fisip UB ini pun mengajak masyarakat belajar bersama di VBT, dengan belajar bersama, maka dapat dipastikan adanya banyak kunjungan. Rentetannya, dengan kehadiran banyaknya warga luar berkunjung, konsumsi yang dibeli dari masyarakat setempat juga akan laku. Siklus ekonomi inilah yang diharapkan terwujud.

Begitu aplikasi Sobo VBT digulirkan, antusiasme masyarakat untuk bertandang ke VBT bermunculan. Mulai dari Kediri, hingga Tangerang meminta sharing ilmu pengelolaan kampung tangguh yang sejati.

Bahkan souvenir bagi pengunjung Sobo Genting VBT telah disiapkan. Kaos, Udeng, dan masker akan diberikan cuma-cuma bagi rombongan yang menimba ilmu di perumahan rasa kampung ini. dah

%d bloggers like this: