Tidak dapat dipungkiri, masa pandemi adalah masa sulit yang dihadapi oleh masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa dampak covid-19 menyusul penetapan dari WHO yang menyebutkan wabah corona sebagai pandemi dengan kebijakan social distancing termasuk Work From Home (WFH) yang membatasi interaksi serta meliburkan berbagai kegiatan produksi dan belajar, secara nyata telah mempengaruhi dunia usaha. Berbagai sektor ekonomi padat karya sangat terdampak dengan kebijakan ini. Pembatasan pengiriman rantai pasokan global berbagai kebutuhan industri, pemberlakukan sistem pengurangan kepadatan karyawan, berdampak terhadap berkurangnya produksi hingga terjadinya PHK karyawan. Demikian pula industri pariwisata dan biro perjalanan mengalami dampak yang juga sangat signifikan. Intinya adalah semua sektor kehidupan ekonomi masyarakat mengalami keterpurukan.

Demikian pula yang dialami oleh warga Vila Bukit Tidar Malang, terdapat 120 warga yang terdampak usahanya. Melalui inisiasi tim Satgas Covid-19 VBT mereka membuat sebuah gerakan Belanja di Warung Tetangga melalui pasar online warga VBT yang diikuti oleh 200-an pedagang dari warga VBT. setelah selama sebulan pasar ini berlangsung telah terjadi perubahan signifikan penghasilan warga. “Jika sebelum adanya pasar online warga, terdapat 77% yang berpenghasilan 0-100 ribu per hari, namun setelah ada pasar online berkurang menjadi 50%, jika sebelumnya Rp 250.000 – Rp 500.000 sebesar 3% mengalami peningkatan menjadi 13% per hari.” Demikian dikatakan oleh Akhmad Muwafik Saleh, S.sos, M.Si sebagai ketua satgas covid-19 VBT Malang pada saat melakukan sharing pengalaman dengan pengurus Forum Zakat se Kediri pada hari Minggu, 28 Juni 2020 di kantor Lazis al Haromain Kediri.

Muwafik juga menjelaskan, bahwa satgas covid-19 VBT Malang terus bergerak mengembangkan konsep pemberdayaan masyarakat dalam rangka jaring pengaman sosial melalui berbagai program kreatif seperti pasar online vbt, event kampung, kampung jadul, pesta tani dan program edukasi berbasis warga yang dibingkai dalam brand Sobo Genting VBT.

Beberapa program tersebut pada sebagiannya sudah dijalankan di kampung VBT ini, seperti kampung jadul yang dilakukan pada di bulan Agustus tahun sebelumnya dan program ini akan terus dijadikan program rutin budaya tahunan. Demikian dijelaskan oleh Yudi Purwanto selaku ketua RW 11 Merjosari Malang pada kesempatan sharing pengalaman di Kediri.

Sementara Abdul Basith, salah seorang anggota satgas yang juga dosen pertanian Universitas Islam Malang mengatakan, “saat ini kami sedang siap menjalankan program ketangguhan pangan melalui budidaya ikan dalam ember atau disingkat Budikdamber di beberapa gang dalam perumahan VBT yang menjadi salah satu program edukasi unggulan dalam Sobo Genting VBT”, demikian imbuhnya.

Sobo Genting VBT dengan beragam program yang ada, dimaksudkan sebagai program berkelanjutan dari jaring pengaman sosial yang sudah dilakukan selama ini oleh satgas covid VBT, demikian dijelaskan Muwafik, yang juga sebagai wakil dekan III Fakultas ilmu sosial Universitas Brawijaya dan pengasuh pesantren mahasiswa Tanwir al Afkar Malang.

“Sobo Genting VBT dimaksudkan mengundang orang diluar VBT untuk hadir berkunjung ke perumahan Vila Bukit Tidar Malang guna belajar berbagai hal, baik tentang pemberdayaan maayarakat kampung hingga belajar marketing online termasuk pula tentunya berbelanja disana. Salah satu belanja warga yang akan dirancang adalah pesta panen yaitu pasar yang diperuntukkan bagi para petani saat panen untuk memotong rantai pemasaran demi kesejahteraan bersama”, demikian dikatakan muwafik di sela-sela kunjungannya tersebut.

Sementara Dedy Eko, Direktur Lazis al haromain kota Kediri mengungkapkan, “Kami sengaja mengundang mereka ke sini, Program ini sangat bagus, kami ingin sekali mengimplementasikan konsep Sobo Genting VBT ini di sekitar kantor lazis di perumahan kwadungan Kediri, ada rencana in syaa Allah bulan Juli atau Agustus kami berencana mengadakan kunjungan balasan”, jelasnya dengan penuh antusias saat menerima kunjungan tim dari Malang ini.

Penjelasan dari Yudi Purwanto selaku Penanggung Jawab Tim Satgas VBT dan Ketua RW XI Merjosari Malang
Penjelasan dari Akhmad Muwafik Saleh selaku Ketua Satgas VBT
%d bloggers like this: